Beranda Keluarga Tirai Kamar Makanan Penambah Gairah “Resep” Ibnu Sina

Makanan Penambah Gairah “Resep” Ibnu Sina

8
Wortel © kipcodamaco.com

Wortel

Wortel, meskipun harganya murah, merupakan sayur yang kaya vitamin A dan berkhasiat meningkatkan gairah. Vitamin A juga sangat penting untuk kesuburan sel-sel genital yang ada dalam sperma.

Bagi wanita, selain sangat penting untuk kesuburan sel-sel genital pada indung telur, wortel juga berkhasiat memperbanyak lendir yang sangat dibutuhkan sesaat sebelum berhubungan.

Ibnu Sina mengatakan, “Wortel bermanfaat untuk meningkatkan gairah seksual dan melancarkan menstruasi yang telah berhenti.”

Usamah Anis dalam Mausu’ah Ats Tsaqafah Al Jinsiyah mengutip resep Dawud Al Anthaki menjelaskan ciri-ciri wortel terbaik sebagai makanan penambah gairah dan bagaimana menyajikannya. Menurutnya, wortel terbaik ukurannya sedang, warnanya merah kekuningan, dan rasanya manis.

Untuk mengkonsumsinya bisa langsung ketika masih mentah. Namun yang lebih “dahsyat” khasiatnya adalah dimasak hingga mendidih dan cair kemudian dicampur madu. Campuran itu lalu dipanaskan. Ketika mau menggumpal dicampur dengan batang India, pohon anyelir, kayu manis, jahe, cardamon dan kenari.

Demikian 4 makanan alami diantara makanan penambah gairah “resep” Ibnu Sina. Semoga bermanfaat untuk menambah keharmonisan rumah tangga Anda. [Tim Redaksi Webmuslimah.com]

SEBELUMNYA

8 KOMENTAR

  1. Assalamuallaikum .. Trmksh info nya , kaya nya wajib di coba . Sya sdh menikah 4thn tp blm mempunyai keturunan , mungkin mslh nya suami ku (maaf) tdk tahan lama dan dia sangat jarang meminta lbh dlu untuk (maaf) b’hub suami istri .

  2. […] Dalam hal makanan, sebenarnya banyak makanan alami yang berfungsi meningkatkan gairah ini. Bahkan, ilmuwan Islam sejak dulu telah berhasil menemukan makanan-makanan alami tersebut. Misalnya bapak kedokteran Muslim, Ibnu Sina. Beliau telah menginventarisir jenis-jenis makanan yang dapat meningkatkan gairah. Sebagiannya bisa dibaca di artikel Makanan Penambah Gairah “Resep” Ibnu Sina. […]

  3. Suami istri dalam berhubungan, seyognya tidak hanya raganya yg bersatu. Perasaan nyaman diantara keduanya perlu sangat diperhatikan.

BERIKAN TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here