Beranda Keluarga Rumah Tangga Suamiku Taat Beribadah, Tapi Tak Mau Menyentuhku

Suamiku Taat Beribadah, Tapi Tak Mau Menyentuhku

9

berdoa, ilustrasi © hellocahayasakinah.wordpress.com

Berdoa, Bermunajatlah KepadaNya

Suamimu sejatinya bukanlah milikmu. Ia adalah milik Allah sebagaimana dirimu. Hanya saja, Allah mentakdirkannya sebagai pasangan hidupmu. Sebagaimana mudah bagi Allah untuk mempertemukan dirimu dan dirinya dalam ikatan suci pernikahan, maka sangat mudah bagi Allah mempertemukan hatimu dan hatinya dalam cinta. Sebagaimana mudah bagi Allah untuk mempertemukan dirimu dan dirinya dalam perjanjian yang teguh, maka sangat mudah bagi Allah mempertemukan hasratmu dan hasratnya dalam hangatnya selimut dan dekapan.

Ingatlah kembali bahwa yang kuasa untuk mengubah dan membalikkan hati manusia adalah Allah. Ingatlah kembali bahwa yang kuasa menguatkan hasrat seseorang adalah Allah. Ingatlah kembali bahwa yang kuasa meningkatkan kembali naluri bercinta suami istri adalah Allah.

Maka sangat mudah bagi Allah mengkondisikan hati yang semula mengering menjadi bersemi. Maka sangat mudah bagi Allah membuat hasrat yang tadinya mengerut menjadi menggeliat. Maka sangat mudah bagi Allah membuat dua jiwa yang tadinya menjauh menjadi merasa perlu dekat dan saling mendekap.

Maka berdoalah kepada Allah. Bermunajatlah padaNya. Uraikan segala masalah yang kau punya. Sebut dan bayangkan wajah suamimu yang kau cinta. Menangislah dalam tengadah doa. Seraya menundukkan kepala dan jiwa. Bawa segenap hati memohon kepadaNya, agar Dia berkenan mengabulkan keinginan dan mengatasi segala persoalan. Khusyu’lah dalam meminta agar Dia memberikan solusi atas segala problematika. Kembalikan kepadaNya segala urusan, kembalikan kepadaNya segala harapan. Allah Maha Kuasa lagi Maha Mengabulkan doa. []

Disarikan Tim Redaksi Webmuslimah.com dari jawaban Syaikh Dr Amr Khalil dan maraji’ lainnya.


BACK: PERCANTIK DIRI

1
2
3
Artikel sebelumnyaKapan Mulai Mendoakan Anak?
Artikel berikutnyaBela Diri Muslimah

9 KOMENTAR

  1. Bagi wanita juga perlu introspeksi diri, bagaimana selama ini dia memperlakukan diri sendiri agar tetap menarik dimata suami…. banyak wanita yg tidak peduli dengan dirinya dengan alasan sibuk mengurusi rumah tangga…. banyak wanita yang dulunya cantik dengan rajin merawat diri, setelah menikah tidak lagi peduli sehingga tidak lagi menarik…..baik itu secara fisik ataupun ucapan & tindakan terhadap suaminya. Semoga menjadi pencerahan buat semua….

    • Betul sekali pak iwan atas tulisan nya.. Hny pengalaman sy wkt rumah tidak ada yg bantu2 sedangkan anak msh balita dan di rumah jg ramai ada ibu mertua sm ponakan2 dr suami.dan kerjaan rumah tangga yg menumpuk,ga kepikiran buat mempercantik diri.klo udh capek ya langsung tidur.sibuk mengurusi rumah tangga bukan alasan yg meng ada2 tp memang benar ada nya.. Inti nya adalah saling mengerti peran masing2 dlm rumah tangga..

  2. Bagaimn mo cantik… jk stiap hr ngurusin mslh rmh tga y g da hbs2-a. Mmasak, mcuci, nyetrika, ngurusin anak dll. Smntara suami hnya trima beres… uang blanja pun kdang ada kdang tdk krna mnanggap istri y punya gaji tak perlu d ksi blanja… kpn mo mpercntik diri… klo uang u mbeli alat make up di kalahkan sm uang les anak y hrs d bayar at kpengen facial tp alat dapur udh pd hbs. Sediain dooongg… biar kt bs cantik selalu n bantuin dooonggg kerja kt d rmh… or cariin pmbantu gt…

    • Tdk bs jg berpandangan sperti itu,,cntik dlm artian cantik hati,,klo sdh cantik hati insy Allah bs cantik perbuatan,baik dlm rumah tangga,maupun sosial……tdk jdi mslh dan tdk hrus mnjadi cantik scara fisik,,perbaiki cantik hati lbh utama drpd mncari kkurangan suami………..

  3. Siapa yang gak pengen cantik….? Semua perempuan ya maunya cantik, wangi, putih…bajunya bagus..serasi..pengen di puji suami…kalo cantik hati..hanya orang-orang beriman yang bisa melihat dan menghargai

  4. Sptnya laki laki ga pernh mau do salahkan emg dasar sft laki laki egois wanita hrs menghamba..terlalu bnyk menuntut tidak puas diri dan mdh berpaling…suami itu khalifah pembimbing pengayom bgmn dgn hdst yg blg istri adlh tgg jwb suami bila istri melakukan dosa mo tgg jwb suami.bgmn dgn istri nabi luth?

  5. Bagaimama jika kita fokus pada persiapan akhirat?, dimana kita harus kembali sempurna padaNya.
    Saya tidak pernah memaksa siapapun berbuat sesuatu, hanya u/memenuhi kewajibannya ataupun hak saya. Jika kita benar2 mencintai, bagaimana mungkin kita bisa memaksa seseorang?
    Karena hanya jalan kasih, yang akan menyempurnakan hidup kita, dan menuntun kita, sampai nanti kita akan kembali dengan sempurna.

BERIKAN TANGGAPAN

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini