Beranda Keluarga Rumah Tangga Suamiku Taat Beribadah, Tapi Tak Mau Menyentuhku

Suamiku Taat Beribadah, Tapi Tak Mau Menyentuhku

9

pikat suami, ilustrasi © addridadi.com

Percantik Diri, Pikat Suami

Selain membangun komunikasi yang lebih baik, engkau perlu memikatnya dengan cara-cara baru yang boleh jadi selama ini ia enggan karena kurangnya variasi dalam kehidupan rumah tangganya.

Ada sebagian istri yang pandai menarik hati dan menggairahkan suaminya. Hingga terlaksanalah hak keduanya secara intens dan memuaskan. Kalaupun suatu saat hasrat suami sedang turun, istri tersebut cerdas merias diri dan mengelola situasi sehingga suami kembali “on” lagi.

Setiap wanita sebenarnya memiliki bakat melakukan ini. Karena wanita itu pada umumnya suka keindahan, suka terlihat cantik, suka terlihat mempesona suaminya. Engkau perlu mengembangkan bakat-bakat ini di hadapan suami. Cobalah memulainya dengan tampil lebih bening di depan suami. Pakai pakaian terbaik yang disukai suami. Mungkin yang mengingatkannya tentang malam pertama, mungkin yang membuatnya melihat dirimu tidak seperti biasanya. Intinya buat dia terpesona.

Ada istri-istri yang selalu berhias untuk suaminya dan tampil memikat saat suaminya di rumah. Pun saat suaminya pulang kerja, ia langsung disambut dengan senyum manis dan dandanan rapi. Lengkap dengan parfum yang mewangi. Inilah yang perlu dilakukan istri, yang di zaman ini kadang di balik. Saat pergi tampak cantik dan seksi, saat di rumah tampil ala kadarnya.

Seringkali, tampilan istri akan diimbangi oleh suami. Saat istri berhias untuk sang suami, suami pun berhias untuk istri. Meskipun, tentu saja berhiasnya berbeda. Suami hanya dengan menyisir rambut, mengenakan pakaian rapi dan memakai parfum saja sudah merupakan berhias.

Ada seseorang melihat Hasan Al Basri menyisir rambutnya sebelum masuk rumah. “Apa yang Anda lakukan?” tanya orang itu. “Saya berhias untuk istriku.”
“Apakah yang seperti ini Anda temukan dalam Al Qur’an?”
“Ya,” jawab Hasan Al Basri kemudian membacakan Surat Al Baqarah ayat 228 sebagaimana di atas.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga mencontohkan berhias untuk istri. Diantara kebiasaan beliau adalah, bersiwak sebelum masuk rumah. Sehingga beliau ketika bertemu dengan istrinya bau mulutnya segar dan harum. Lalu, adakah orang yang lebih bertaqwa dari Rasulullah?

Nah, jika engkau ingin suamimu seperti Rasulullah dan Hasan Al Basri, maka engkau perlu memulainya bukan hanya dengan memperbaiki komunikasi tetapi juga memperbaiki penampilan, aroma dan juga kata-kata. Rayulah ia.

Lalu saat berdua dengannya dan ia siap menyentuhmu, berikan yang terbaik dan lakukan dengan sepenuh hati. Perlu disadari bahwa terkadang suami enggan karena apa yang ia alami sangat monoton. Maka istri yang cerdas perlu mengelola situasi khusus ini agar berbeda dari biasanya. Ada banyak teknik dan seni yang bisa dipelajari di buku-buku seksologi Islam. Seorang musimah perlu membacanya sebagai referensi dan perbandingan. Cukup yang bersumber dari Islam. Tak perlu teknik-teknik dan referensi dari luar Islam yang kadang menyimpang atau terlalu tidak sopan.

Munajat-150Kiat berikutnya

BERDOA, MUNAJAT PADA-NYA

 

 

1
2
3
Artikel sebelumnyaKapan Mulai Mendoakan Anak?
Artikel berikutnyaBela Diri Muslimah

9 KOMENTAR

  1. Bagi wanita juga perlu introspeksi diri, bagaimana selama ini dia memperlakukan diri sendiri agar tetap menarik dimata suami…. banyak wanita yg tidak peduli dengan dirinya dengan alasan sibuk mengurusi rumah tangga…. banyak wanita yang dulunya cantik dengan rajin merawat diri, setelah menikah tidak lagi peduli sehingga tidak lagi menarik…..baik itu secara fisik ataupun ucapan & tindakan terhadap suaminya. Semoga menjadi pencerahan buat semua….

    • Betul sekali pak iwan atas tulisan nya.. Hny pengalaman sy wkt rumah tidak ada yg bantu2 sedangkan anak msh balita dan di rumah jg ramai ada ibu mertua sm ponakan2 dr suami.dan kerjaan rumah tangga yg menumpuk,ga kepikiran buat mempercantik diri.klo udh capek ya langsung tidur.sibuk mengurusi rumah tangga bukan alasan yg meng ada2 tp memang benar ada nya.. Inti nya adalah saling mengerti peran masing2 dlm rumah tangga..

  2. Bagaimn mo cantik… jk stiap hr ngurusin mslh rmh tga y g da hbs2-a. Mmasak, mcuci, nyetrika, ngurusin anak dll. Smntara suami hnya trima beres… uang blanja pun kdang ada kdang tdk krna mnanggap istri y punya gaji tak perlu d ksi blanja… kpn mo mpercntik diri… klo uang u mbeli alat make up di kalahkan sm uang les anak y hrs d bayar at kpengen facial tp alat dapur udh pd hbs. Sediain dooongg… biar kt bs cantik selalu n bantuin dooonggg kerja kt d rmh… or cariin pmbantu gt…

    • Tdk bs jg berpandangan sperti itu,,cntik dlm artian cantik hati,,klo sdh cantik hati insy Allah bs cantik perbuatan,baik dlm rumah tangga,maupun sosial……tdk jdi mslh dan tdk hrus mnjadi cantik scara fisik,,perbaiki cantik hati lbh utama drpd mncari kkurangan suami………..

  3. Siapa yang gak pengen cantik….? Semua perempuan ya maunya cantik, wangi, putih…bajunya bagus..serasi..pengen di puji suami…kalo cantik hati..hanya orang-orang beriman yang bisa melihat dan menghargai

  4. Sptnya laki laki ga pernh mau do salahkan emg dasar sft laki laki egois wanita hrs menghamba..terlalu bnyk menuntut tidak puas diri dan mdh berpaling…suami itu khalifah pembimbing pengayom bgmn dgn hdst yg blg istri adlh tgg jwb suami bila istri melakukan dosa mo tgg jwb suami.bgmn dgn istri nabi luth?

  5. Bagaimama jika kita fokus pada persiapan akhirat?, dimana kita harus kembali sempurna padaNya.
    Saya tidak pernah memaksa siapapun berbuat sesuatu, hanya u/memenuhi kewajibannya ataupun hak saya. Jika kita benar2 mencintai, bagaimana mungkin kita bisa memaksa seseorang?
    Karena hanya jalan kasih, yang akan menyempurnakan hidup kita, dan menuntun kita, sampai nanti kita akan kembali dengan sempurna.

BERIKAN TANGGAPAN

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini