Beranda Keluarga Parenting Pendidikan Seksual pada Anak, Sebenarnya Mudah

Pendidikan Seksual pada Anak, Sebenarnya Mudah

0
ilustrasi ibu dan anak (Flickr.com)

Bermula pada kegalauan anakku kedua tentang keselamatanku yang akan melahirkan anak keempat. Sepulang sekolah tiba-tiba ia tampak murung sepanjang hari, seperti ada sesuatu yang disembunyikan. Setelah malam hari dia baru mau cerita tentang kegalauannya. “Ibu kalau nanti melahirkan adik, jangan meninggal ya Bu? Apa nanti perutnya ibu dibedah ya? Ada temanku yang ibunya meninggal gara-gara melahirkan adiknya”

Terkadang kita sebagai orangtua sering terkaget-kaget dengan pertanyaan anak tentang hal apapun. Oleh karena itu belajar menjadi orang tua sebaiknya dilakukan sepanjang hayat. Bisa lewat membaca atau bertanya pada mereka yang sudah berpengalaman.

Akhirnya aku kumpulkan ketiga anakku yang berusia 8 tahun, 7 tahun dan 5 tahun untuk bercerita tentang bagaimana sebenarnya proses melahirkan itu. Untuk memudahkannya, aku menggunakan gambar anatomi manusia. Sengaja aku menggunakan bahasa formal untuk kata-kata yang menyebut organ reproduksi, agar anak-anak tidak menganggap hal itu tabu untuk dibicarakan.

Mulailah diskusi tentang organ reproduksi dengan sesuatu yang di luar dugaanku.
Ibu : “Seorang ibu akan melahirkan bayi melalui jalan lahir”
Anak : “Jalan lahir itu apa?”
Ibu : “Jalan lahir itu namanya vagina” Sambil kutunjukkan gambar rahim, indung telur dan vagina. Aku sudah deg-degan kira-kira anak- anakku mau tanya apa lagi ya..
Anak : “Oh jadi bukan melalui perut yang dibelah ya bu…”
Ibu : “Kalau melalui jalan lahir bisa maka tidak harus melalui perut, sayang”

Lalu ketiga anakku bersahutan bertanya dengan pertanyaan yang polos.
“Lha kalau gajah itu melahirkannya lewat mana? Kalau cicak? Kalau semut? Kalau buaya?”

Sesuatu yang mungkin tabu untuk didiskusikan kepada anak-anak kita ternyata sebenarnya mudah untuk kita lakukan dengan cara yang ilmiah. Tentunya disesuaikan dengan usia anak dan jawaban yang kita berikan disesuaikan juga dengan respon anak kita.

Be a good mom, karena ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anak. [DwiKap]

Artikel sebelumnyaLelaki Itu Datang dari Langit
Artikel berikutnyaHajar Stres dengan Al-Quran
Dokter spesialis mata, Owner Klinik Mata Utama, Ibu dari 5 anak

BERIKAN TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here