Beranda Ilmu Islam Fiqih Berpuasa Tapi Tak Berjilbab, Bagaimana Hukumnya?

Berpuasa Tapi Tak Berjilbab, Bagaimana Hukumnya?

12

Sebagian muslimah menunaikan puasa sebagaimana muslimah lainnya, tetapi mereka tidak berjilbab. Bahkan, ada yang pakaiannya terbuka sedemikian rupa sehingga mengganggu orang lain dengan auratnya. Bagaimana hukum puasa muslimah yang demikian itu?

Syaikh DR Yusuf Al Qardhawi menjelaskan, puasa adalah ibadah yang bertujuan untuk menyucikan jiwa, menghidupkan hati, menguatkan iman dan mempersiapkan seseorang menjadi bertaqwa. Sebagaimana firman-Nya

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah : 183)

Oleh karena itu, orang yang berpuasa harus membersihkan puasanya dari hal-hal yang merusak dan mengotorinya. Ia harus menjaga matanya, telinganya, dan anggota badannya dari kemaksiatan.

Dalam hadits Rasulullah disebutkan, banyak orang yang berpuasa tapi tidak mendapatkan apa-apa selain lapar dan dahaga.

رُبَّ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلاَّ الْجُوعُ

”Betapa banyak orang yang berpuasa tapi tidak mendapatkan apa-apa baginya kecuali rasa lapar.” (HR. An-Nasai dan Ibnu Majah)

Mengapa banyak orang yang berpuasa tetapi tidak mendapat apa-apa selain lapar dan dahaga? Karena ia melakukan kemaksiatan. Salah satu kemaksiatan yang dicontohkan dalam hadits adalah berkata-kata palsu.

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

”Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata palsu dan pengamalannya, maka Allah tidak butuh dia meninggalkan makanan dan minumannya” (HR. Bukhari)

Membuka aurat (tidak berjilbab) adalah salah satu bentuk kemaksiatan. Bahkan, jika kemaksiatan lain hanya merugikan dirinya sendiri, orang yang tidak menutup aurat bukan hanya bermaksiat secara pribadi tetapi juga membuat orang lain bermaksiat dengan memandangnya, dengan melihat auratnya.

Puasa sejatinya adalah mengendalikan syahwat dan menghindari maksiat. Namun bagi orang yang membuka auratnya, ia justru membuat orang lain terpicu syahwatnya dan terbawa bermaksiat.

Satu hal pasti yang menjadi ijma’ (kesepakatan) para ulama’ tanpa ada yang berselisih pendapat, bahwa muslimah wajib menutup aurat. Aurat wanita adalah sama seperti ketika ia shalat. Yakni ia wajib menutup seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan. Membuka aurat hukumnya haram. Seorang muslimah yang telah baligh, tetapi ia membuka auratnya, maka ia berdosa.

Apakah dosa membuka aurat ini, maksiat membuka aurat ini otomatis membuat puasanya batal? Sebagian ulama salaf berpendapat bahwa kemaksiatan membatalkan puasa. Menurut pendapat ini, berdusta, mengumpat, ghibah, melihat aurat, membuat puasa menjadi batal. Demikian pula memperlihatkan aurat kepada orang lain. Pendapat ini dipegang oleh Al Auza’i dan Ibnu Hazm dari kalangan Zhahiriyah.

Sedangkan jumhur ulama’ berpendapat bahwa kemaksiatan tidak membatalkan puasa, namun merusak pahala puasa sesuai dengan kadar kemaksiatan yang dilakukan. Demikian ini karena, menurut jumhur ulama’, tidak seorangpun bisa benar-benar bersih dari kemaksiatan, khususnya kemaksiatan lisan.

Imam Ahmad mengatakan, “Andaikata ghibah membatalkan puasa, niscaya kita tidak dapat berpuasa.”

Pendapat yang lebih kuat adalah pendapat kedua. Dengan demikian, orang tidak berjilbab, bukan berarti puasanya batal. Namun, sudah pasti pahala puasanya tidak bisa sempurna. Bahkan, na’udzubillah, dikhawatirkan puasanya tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga. Wallahu a’lam bish shawab. [Tim Redaksi Webmuslimah]

12 KOMENTAR

  1. Pengen di saran kn mohon di jwab yha,,: msalnya klau kita brpuasa tapi ngk pake jilbab,dan tpi pkaian kta smua nya panjang,,apakh puasa kita batal juga atau tidak,,?????

    • Mbak desi novita sari, di dalam alquran surah annisa jelas bahwa hukum memakai hijab atau yg sering dikatakan orang jilbab adalah wajib, tidak ada tawar menawar di dalam hukum berhijab, kalau seorang muslimah silahkan memakai hijab,

    • Assalaamu alaikum… tidak ada ibadah apapun yang bisa menebus kewajiban berhijab mbak… banyak yg beranggapan tdk apa2 tdk berhijab asalkan tetap shalat .. puasa.. dan membaca alquran. padahal sebetulnya berhijab itu wajib dan tdk bisa digantikan dgn apapun, termasuk berpakain sopan tp tetap tdk menutup aurat. semoga dipermudah utk segera berhijab syar’i.

  2. saya pun baru tahu sataun terakhit ini bahwa berhijab adalah wajib seperti halnya shalat, saya bersyukur karena allah memberi saya rahmat dengan kesadaran dan pengetahuan ini. hijab bagi seorang muslimah adalah wajib dan itu tertera dalam alquran

  3. Terkadang jaman sekarang bnyk yg tidk mengerti akan hal hal sprti ini,dan terkadang pula bnyk yg tdk sholat tp mereka berpuasa,tp mereka tidak sadar apa yg dikerjakan nya itu hanya sia sia,
    Semoga diberi taufik dan hidayah untuk mereka yg demikian tersebut ,agar mereka sadar dan mau belajar untuk menjadi lebih dekat lgi dan lebih paham lgi tentang ilmu ilmu agama yg merupakan cara atau jalan menuju keridhoan Allah swt.agar apa yg telah mereka kerjakan menjadi tidak sia sia.

  4. Mungkin anda semua mengenal NAJWA SHIHAB… Dia adalah adalah Presenter terkenal dalam acara MATA NAJWA dan dia adalah Puteri dari Ulama Terkenal Indonesia.. Dalam kesehariannya bila tampil membawakan acara MATA NAJWA tdk mengenakan HIJAB.. Bagaimana Pendapatnya dalam hal ini…???

    • Manusia tidak berhak memberikan hidayah. Sekalipun org tuanya ulama, nabi, kalo Allah blm berikan hidayah mk itu tdk akan jd shaleh sang anak. Misalnya Anak nabi Adam, dan anak nabi Nuh. Ada diantara mrk yg tidak beriman kpd Allah. Pastinya semua org tua ingin anaknya shaleh, sdh dididik sejak kecil, akan tetapi pengaruh lingkungan yg bs membuat anak2 melenceng dr syariat Islam. So, kita2 yg telah mendapatkan hidayah, mari menjaga hidayah tsb hingga ajal menjemput. Aamiin

  5. Jika belum bisa berjilbab dengan ikhlas (murni karena Allah), cukuplah rasa sayang kepada ayah, suami, kakak laki-laki, dan anak laki-laki sebagai alasan awal untuk memulai berjilbab … Mereka ikut menanggung dosa
    Belajar ikhlash sambil jalan

  6. Kewajiban menutup aurat itu sangat penting. Bahkan ketika seorang perempuan tidak menutup aurat maka bukan hanya dia yang berdosa tapi juga ayah nya atau kah suami nya (jika ia sudah menikah). Bahkan disebutkan dalam hadis ” 1 langkah anak perempuan keluar rumah tanpa menutup aurat maka 1 langkah pula ayah nya menuju ke neraka” . Jadi kalau kita sayang pada ayah kita, bukan hanya hal yang berkaitan pada urusan dunia tapi juga urusan akhirat. Jadi kalau ada orang yang bilang kalau dia sayang pada ayah nya tapi tidak menutup aurat,itu munafik!

    • Bagi sebagian wanita, memang agak sulit dan tidak mudah memutuskan untuk hijrah menggunakan hijab, perlu motivasi agar keteguhan dan keyakinan semakin kuat dengan keputusan tersebut, namun memakai hijab adalah kewajiban yang harus dilakukan, jika kamu adalah seorang muslimah yang beriman semestinya tidak akan ragu-ragu untuk memakau hijab, dan seharusnya kamu bangga memakai hijab,
      Kecantikan haqiqi bukan dari wajah Melainkan cahaya yang keluar dari hatinya
      Jika Islam sudah mengangkat derajat perempuan, kenapa justru perempuan itu sendiri yag merendahkan dirinya.
      Memulai memperbaiki diri dengan berhijab dan secara perlahan akan mempengaruhi akhlak.
      Ya Allah, Jadikan Hijabku sebagai payung dari derasnya cobaan dan pelindung dari api neraka mu.
      Wahai WANITA, Rosulullah menangis ketika melihat azab mu di neraka.
      Berjiblab bukan hanya sekedar melindungimu, tapi juga melindungi orang-orang disekitarmu dari fitnah dan godaan, serta menghalangi orang yang akan menilaimu hanya dari penampilan fisikmu.
      Memang sangat berat menggunakan hijab, karena sulit untuk mengulurkan kerudung, tapi setiap perbuatan baik akan dibalas dengan baik juga.
      Dengan memakai hijab, secara tidak langsung kamu menyampai bahwa kamu adalah wanita yang terhormat dan tidak murahan dan gampangan.
      Wanita yang menutupi tubuh mampu mendatangkan pria yang mencintainya dengan hati. Sedangkan wanita yang memperlihatkan tubuh mampu mendatangkan pria yang mencintainya dengan nafsu.

BERIKAN TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here