Beranda Lifestyle Nasyid 4 Bukti Lagu Ya Thoybah Versi Hadad Alwi Ternyata Syiar Syiah

4 Bukti Lagu Ya Thoybah Versi Hadad Alwi Ternyata Syiar Syiah

63
Haddad Alwi (Youtube.com)

Lagu Ya Thoybah yang dinyanyikan oleh Haddad Alwi dan pernah booming, ternyata adalah syiar syiah. Bagaimana membuktikan lagu itu syiar Syiah sedangkan di kalangan Sunni (ahlus sunnah) juga ada nasyid atau qasidah Ya Thoybah?

1. Liriknya hanya memuja Ali

Meskipun di kalangan Sunni (ahlus sunnah) juga ada nasyid dengan judul dan nada yang sama, ternyata liriknya berbeda. Setidaknya ada dua versi Ya Thoybah di kalangan sunni. Yang pertama adalah tentang Madinah. Thoybah sendiri merupakan salah satu julukan kota Madinah setelah Rasulullah hijrah, sebelumnya bernama Yatsrib.

Berikut ini video nasyid Ya Thoybah yang dibawakan Syaikh Mishari Rasyid:

Artinya kurang lebih demikian:

Wahai Thoybah, wahai Thoybah,
Penawar kepada yang sabar
Kami merindukanmu
Dan kecintaan telah membawakanku kepadamu

Aku tertinggal ketika kapal berlayar
Mereka berlayar pergi dan tangisanku tidak mengering
Mereka telah membawa pergi jiwa dan ragaku bersama
Wahai Thoybah, engkau cinta dan rindu

Wahai kiblatku (Ka’bah), Rumah Allah, aku bersabar
Mungkin suatu hari akan datang mengunjungimu
Aku tertanya-tanya, adakah aku akan melihat Kaabah
dan merasa kagum dengan keselamatannya

Nabi kami, impian tertinggiku adalah menziarahimu
Sekurang-kurangnya sekali seumur hidupku
dan dekat dengan engkau dalam menjalankan ibadahku
untuk memuji Tuhanku dan membaca Qur’an

Wahai Madinah, betapa beruntungnya engkau
dengan kedatangan bintang petunjuk itu
Izinkan aku berlindung di sisimu
Benarlah, cahayamu telah membuatku kagum

Sedangkan lagu Ya Thoybah yang dibawakan oleh Haddad Alwi persis dengan lagu Ya Thoybah versi Syiah ini:

Bukti kedua:

Hilangkan Abu Bakar, Umar dan Utsman

63 KOMENTAR

      • Hadad Alwi mengatakan:

        “Perlu saya luruskan di sini, bahwa lagu Ya Thoibah bukan ciptaan
        Haddad Alwi, liriknya pun bukan ciptaan Haddad Alwi. (Catatan: semua lirik
        lagu Haddad Alwi yang berbahasa Arab bukan ciptaannya sendiri). Dalam bahasa
        Arab, Ya Thoibah bisa berarti “Wahai Sang Penawar”, tetapi istilah Thoibah juga
        digunakan untuk nama lain kota Madinah, sehingga Ya Thoibah bisa juga berarti
        “Wahai Madinah”. Memang ada beberapa versi lirik lagu Ya Thoibah, meskipun
        bagian reffainnya sama. Adapun lirik yang saya bawakan itu ciptaan orang
        Ahlussunnah asal Timur Tengah. Saya hanya menyanyikan ulang lagu itu dengan
        aransemen musik yang baru agar lebih cocok dengan selera masyarakat Indonesia. Saya
        tidak mengubah lirik aslinya, melainkan hanya memotong 2 bait bagian depannya
        dengan alasan agar tidak terlalu panjang. Dalam wawancara dengan wartawan
        televisi, saya pernah membeberkan terus terang bahwa lirik lengkap lagu Ya
        Tahoibah itu berisi pujian untuk Rasulullah, Sayyidina Abubakar, Sayyidina
        Umar, Sayyidina Utsman, Sayyidina Ali, serta Sayyidina Hasan dan Sayyidina
        Husein.

        Ketika wartawan itu menanyakan mengapa yang saya pilih adalah
        2 bait yang terakhir, bukan 2 bait yang pertama, maka saya jawab bahwa nama
        Nabi Muhammad, Abubakar ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, dan Ustman bin Affan
        sudah dikenal luas di dunia Islam, termasuk di Indonesia. Sedangkan Hasan dan
        Husein, dua orang cucu Rasulullah yang disebut oleh beliau sebagai “pemimpin
        para pemuda surga”, masih jarang dikenal oleh kebanyakan Muslim di Indonesia.
        Adakah saya bersalah atau berdosa karena mengenalkan Ali bin Abi Thalib dan kedua
        putranya yang juga cucu-cucu yang sangat dipuji dan dicintai oleh Rasulullah?
        Jika memotong 2 bait pertama itu dianggap sebuah kesalahan, maka saya memohon
        maaf kepada masyarakat Muslim Indonesia. Pada album Ramadhan 1435 H mendatang
        saya akan membayar kesalahan itu dengan membawakan lagu yang liriknya adalah 2
        bait pertama yang saya potong itu, insya Allah.

        Adapun pujian untuk Sayyidina Ali bin Abi Thalib yang dikatakan ghuluw
        (berlebihan) dalam lagu Ya Thoibah, maka saya menduga hal itu berangkat dari
        kekurangpahaman orang-orang tertentu. Saya katakan demikian karena dalam sastra
        Arab ungkapan semacam itu adalah hal yang biasa. Dalam sastra Arab,
        seringkali ada kata atau frase yang harus dimaknai secara majazi (kiasan), dan
        saya pikir dalam bahasa lain pun ada kasus semacam itu. Jadi frase minkumu
        mashdarul-mawaahib (darimu sumber keutamaan) mesti dimaknai secara majazi,
        bahwa yang dimaksud kalimat itu adalah “Sayyidina Ali bin Abi Thalib memiliki
        begitu banyak keutamaan; saking banyaknya sampai seakan menjadi sumber
        keutamaan.”

        Terjemah:

        Wahai Sang penawar.. Wahai Sang
        Penawar,
        Wahai Penyejuk Mata Kami,
        Kami Merindukanmu (Nabi Muhammad)
        Dan Hawa (kecintaanku) telah
        membawaku (kepadamu)

        Junjunganku
        wahai Abu Bakar Assidiq,
        Kecintaan
        padamu adalah harapanku dihari kiamat

        Wahai
        Umar ra, Kau Habiskan umurmu buat baginya (Nabi Muhammad)

        dan
        juga junjunganku Utsman ra.

        Waha Ali kwj, wahai anak Abu Thalib,

        darimulah sumber segala
        anugerah
        Apakah terlihat oleh kedua
        mata,
        di sisimu dua pemuda yang terutama

        Junjunganku Hasan dan Husain adalah
        permata buah hati sang Nabi
        Wahai pemuda surga, datukmu adalah
        sang nerima mu’jizat (qur’an)

        Shalawat Allah swt, atas beliau yang
        berbincang dengan kijang
        Dan keluarga yang sempurna, serta sahabat yang berkedudukan tinggi.

        Tulisan ini hadir untuk memberikan wawasan kepada semuanya bahwa,
        jauh sebelum Ya Thoybah booming oleh Hadad Alwi, Sholawat ini
        jauh sebelumnya telah marak dilantunkan di pesantren – pesantren

  1. Syiahnya dmn ? Ada yang salah dengan artinya ? Dasar orang2 tidak berguna, berfikirlah lebih cerdas dan jangan menimbulkan perpecahan.

    • Udh dijelskan segitu panjangnya masih g ngerti ya? Baca dan tonton videonya. Dilirik lagu pak alwi ada kata hasan wal husaini dan ktika shalat sujud menggunakan batu karbala. Smg kamu diberi petunjuk-Nya

    • sang penawar derita
      kami merindukanmu
      wahai sang penawarWahai Ali putera Abi Tholib
      darimulah sumber keutamaan
      aduhai,mungkinkah aku,(mendapatkan petunjukmu)
      sementara tirai menghalangiku
      sedang disisimulah sebaik-baik tempat pengabdian
      Wahai Al-Hasan dan Al-Husain
      Cahaya mata Rasul Alloh
      Wahai penghulu pemuda sorga
      kakekmu penyampai firman Alloh,Al-quran

  2. Jangan Fitnah kalo ga ada bukti dan saksi yang jelas, minimal mendatangkan 4 saksi yang menyatakan bahwa Hadad Alwi itu syiah…
    Wallohu a’lam bishshowab…

  3. Teman2 Bukan menuduh atau memyebar perpecahan, klo Hadad alwi itu memang orang syiah, karena lagu ya thoyibah itu aslinya bunyinya ngak hanya Ali aja yg disebut, harusnya ada sahabat nabi yg lain yaitu abubakar, umar dan usman, . Karena paham syiah itu hanya mengakui sahabat nabi hanya Ali saja

  4. sodara2ku seiman jangan sampai mudah terprovokasi, adu domba, dan pembodohan untuk perpecahan ummat muslim. Kita sama sekali tidak melihat apa yang telah dituduhkan disini, ulama di Indonesia juga pasti tahu dan tidak akan tinggal diam jika mereka mengetahui apa yang dituduhkan di sini benar, dan kita semua juga tahu judul album pada lagu ini “Cinta Rosul” jadi aneh jika dituduhkan Syi’i.
    Waspadalah wahai sodaraku ada pihak2 yang memang sedang berusaha untuk menghancurkan Islam, mereka tidak hanya menyerang dari luar tapi mereka juga siap merongrong dari dalam. Semoga Allah melindungi kita di jalanNya dan menguatkan orang yang menjaga Agama Nya. Amiin.

  5. qASIDAH ENGGAK YANG SALAh orang yang menghilangklan keutamaan sahabat abubakar, umar, dan usman yang dalam qasidah itu dihalang kan ini teks yang lengkapnya..

    يَـاطَيْبَةْ يَـاطَيْبَةْ
    يَـاطَيْبَةْ يَـاطَيْبَةْ ﴿﴾ يَـاذَاوَالْعَيَانَااشْتَغْنَالِكْ
    وَالْهَـوى نَـدَانَـا ﴿﴾ وَالْهَـوى نَـدَانَـا
    Wahai Sang penawar.. Wahai Sang Penawar, Wahai Penyejuk Mata Kami, Kami Merindukanmu (Nabi Muhammad)
    Dan Hawa (kecintaanku) telah membawaku (kepadamu)
    سَيِّدِىْ يَـا أَبَـابَكْرٍ ﴿﴾ حُبُّكُمْ فِى الْقِيَامِ ذُخْرِىْ
    يَـاعُمَرْإِغْضِيْهِ بِعُمْرِىْ ﴿﴾ وَكَذَا سَيِّدِىْ عُثْمَـان
    Junjunganku wahai Abu Bakar Assidiq, Kecintaan padamu adalah harapanku dihari kiamat
    Wahai Umar ra, Kau Habiskan umurmu buat baginya (Nabi Muhammad) dan juga junjunganku Utsman ra.
    صَاحِبَ الْقَبْضَةِ اْلأَصْلِيَةْ ﴿﴾ وَذَوِى الْبَهْجَـةِ السَّنِيَّـةْ
    وَ لَهُ الرُّتْبَةُ الْعَـلِيَّةْ ﴿﴾ مَنْ إِلَيْهِ بَابُ الرَّيَّـانَ

    يَاعَلِى ابْنِ أَبِى طَالِبْ ﴿﴾ مِنْكُمُ الْمَصْدَرِالْمَوَاهِبْ
    هَلْ تُرَىْ هَلْ أُرَىْ لِحَاجِبْ ﴿﴾ عِنْدَ كُمْ أَفْضَلُ الغِلْمَـانَ
    Waha Ali kwj, wahai anak Abu Thalib, darimulah sumber segala anugerah
    Apakah terlihat oleh kedua mata, di sisimu dua pemuda yang terutama
    أَسْيَدَالْحَسَنْ وَالْحُسَيْنِ ﴿﴾ إِلَى النَّبِيْ قُـرَّةُ عَيْـنِىْ
    وَيَـا شَبَـابَ الْجَنَتَيْنِ ﴿﴾ جَدُّكُمْ صَاحِبُ الْفُرْقَانَ
    Junjunganku Hasan dan Husain adalah permata buah hati sang Nabi
    Wahai pemuda surga, datukmu adalah sang nerima mu’jizat (qur’an)

    وَصَلا َةُ اللّـهِ تَعَـالَىْ ﴿﴾ عَلىَ مَنْ كَلَّمَ الْغَزَالَـةْ
    وَاْلآلِ أَصْحَابِ الْكَـمَالَ ﴿﴾ وَاْلأَصْحَابِ مَنْ عَالَوْشَانَـا
    Shalawat Allah swt, atas beliau yang berbincang dengan kijang
    Dan keluarga yang sempurna, serta sahabat yang berkedudukan tinggi.

    ==============================================================
    Ada bait yang dipermasalahakan orang orang yang gak suka Sholawat :
    يَاعَلِى ابْنِ أَبِى طَالِبْ ﴿﴾ مِنْكُمُ الْمَصْدَرِالْمَوَاهِبْ
    هَلْ تُرَىْ هَلْ أُرَىْ لِحَاجِبْ ﴿﴾ عِنْدَ كُمْ أَفْضَلُ الغِلْمَـانَ
    Waha Ali kwj, wahai anak Abu Thalib, darimulah sumber segala anugerah
    Apakah terlihat oleh kedua mata, di sisimu dua pemuda yang terutama

    Mereka Menuduh Ya Taibah ” Aliran Syiah, bahkan pelantunnya dihukumi syiah” maka dari janganlah kita gegabah menfitnah orang lain itu syiah, ingatkah hadist HASAN ini tentang Ali Kwj .Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda kepada Sayyidah Fathimah Alaihis salam
    قال أو ما ترضين أني زوجتك أقدم أمتي سلما وأكثرهم علما وأعظمهم حلما
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam] bersabda “tidakkah engkau ridha kunikahkan dengan umatku yang paling dahulu masuk islam, paling banyak ilmunya dan paling besar kelembutannya”. Al Mushannaf Ibnu Abi Syaibah no 31514 dan Al Ahad Al Mutsanna Ibnu Abi Ashim 1/142 no 169
    Ya Thaibah – Darut Tauhid Malang (Mantab).mp3
    Allahu A’lam bishowab

  6. Jangan sok tau dan sok pakar agama
    Kalian juga gak hidup di jaman itu hnya brdasarkan hadist yg hnya prkataan manusia yg mngatasnamakan muhammad
    Kalian knp shalawat hnya pd muhammad bknkah rasul tuhan tidak hanya dia
    😃😃

  7. beberapa hari ini kalau mau tidur pikiran terganggu. Sadar ngak sadar umat agama indonesia sedang dipecah belah… begitu banyak serangan terhadap Syiah…… dan memaki dengan lantang……. sudahkah hilang rasa kebhinekaan di negeri ini……… apa yg satu lebih baik dari yg lainnya kalau mau saling menghujat jangan disinii di Indonedia yang terbentuk dan hidup dengan perbedaan dan budáya yg beraneka..masih kah anda mengakui PANCASILA sebagai falsafah negara..kalau iya bangun negeri ini dengan damai.

    • bukan masalah rasa keBhinekaan saudaraku…yg jadi msalah disini adalah kita Indonesia sdang darurat Syiah…Syiah sedang berkembang pesat dinegara kita….kita tidak mau seperti negara ditimur tengah, dimana ketika syiah semakin besar, maka kita yg diluar syiah akan dibantai oleh mreka…Negara tetangga kita sudah melarang syiah ini berada dinegara mreka dan bahkan menutup hubungan luar negeri kpada ngara yg mayoritas syiah(Iran)….krn mereka dan kita semua tahu, klo syiah itu sangat berbahaya…maka sekali lg saudaraku ini bukan tentang Pancasila, tp ini tentang ketakutan terhadap pengaruh syiah..!!!

    • Syiah itu bukan islam…dia sesat dan menyesatkan…Indonesia wajib waspada jk tdk mau seperti syiria..iraq dan negarq lain d timur tengah

  8. Syiah tidak termasuk agama yang diakui di Indonesia karena syiah bukan Islam, tapi cara ibadah berpakaian, mirip sekali dengan Islam, ini pembodohan pada masyarakat. Ibarat kita beli coca cola isinya teh botol inikan penipuan.Bagaimana Umat islam bisa tenang dengan syiah?di Suriah mereka membunuh saudara sebangsa sendiri dengan keji.menghalalkan freesex dengan dalih mut ah. apakah ibu kalian saudara perempuan kalian rela di muat.ah wahai orang beriman?

  9. apa yg dilakukan syiah sehingga anda mengholongkan. mohon maaf apa anda sudah benar memahami kesempurnaan intelektual sejingga bisa mengharamkan apa apa yg tidak diharamkan oleh Allah. semoga keutamaan dan kebaikan kembali bersama anda, sebab nabi mewariskan “Sampaikanlah sesuatu yg benar, dengan cara yg benar, semata mata hanya untuk yg Maha Benar”. Bukankah syurga itu tempak iman dan amal soleh.

    • . di dalam alQur’an Allah berfirman bahwa kita harus berpegang pada tali agama (islam) dan tidak boleh berpecah belah …. di Qur’an tidak disebutkan adanya Syiah , Sunni ,dll ….Saya sebagai seorang muslim wajib membenarkan

  10. Ngawiti ingsun nglaras syi’iran #
    Kelawan muji maring pengeran
    Kang paring rohmat lan kenikmatan #
    Rino wengine tanpo pitungan
    Rino wengine tanpo pitungan…
    Duh bolo konco priyo wanito #
    Ojo mung ngaji syare’at bloko
    Gur pinter ndongeng nulis lan moco #
    Tembe mburine bakal sangsoro
    Tembe mburine bakal sangsoro…
    Akeh kang apal Qur’an Haditse #
    Seneng ngafirke marang liyane
    Kafire dewe dak digatekke #
    Yen isih kotor ati akale
    Yen isih kotor ati akale…
    Gampang kabujuk nafsu angkoro #
    Ing pepaese gebyare donyo
    Iri lan meri sugihe tonggo #
    Mulo atine peteng lan nistoo
    Mulo atine peteng lan nisto…
    Ayo sedulur jo nglaleake #
    Wajibe ngaji sa’pranatane
    Nggo ngandelake iman tauhide # Baguse sangu mulyo matine
    Baguse sangu mulyo matine…
    Kang aran sholeh bagus atine # Kerono mapan seri ngelmune
    Laku thoriqot lan ma’rifate # Ugo haqiqot manjing rasanee
    Ugo haqiqot manjing rasanee…
    Al-Qur’an Qodim wahyu minulyo # Tanpo tinulis iso diwoco
    Iku wejangan guru waskito # Den tancepake ing jero dodoo
    Den tancepake ing jero dodo…
    Kumantil ati lan pikiran # Mrasuk ing badan kabeh jeroan
    Mu’jizat rosul dadi pedoman # Minongko dalan manjinge imann
    Kelawan Alloh kang moho suci # Kudu rangkulan rino lan wengi
    Ditirakati diriyadlohi # Dzikir lan suluk jo nganti lali
    Dzikir lan suluk jo nganti lali…
    Uripe ayem rumongso aman # Dununge roso tondo yen iman
    Sabar narimo nadjan pas-pasan # Kabeh tinakdir saking pengeran
    Kabeh tinakdir saking pengeran…
    Kelawan konco dulur lan tonggo # Kang podo rukun ojo dursilo
    Iku sunnahe rosul kang mulyo # Nabi Muhammad panutan kito
    Nabi Muhammad panutan kito…
    Ayo nglakoni sekabehane # Alloh kang bakal ngangkat drajate
    Senadjan asor toto dzohire # Ananging mulyo maqom drajat
    Ananging mulyo maqom drajate…
    Lamun palastro ing pungkasane # Ora kesasar roh lan sukmane
    Den gadang Alloh swargo manggone # Utuh mayite ugo ulese
    Utuh mayite ugo ulese…

    Mari kita resapi syiiran ini saudaraa,,,,

    MAKNANYA ADALAH

    Aku memulai menembangkan (menyanyikan) sya’ir # Dengan memuji kepada Tuhan Yang memberi rahmat dan kenikmatan # Siang dan malam tanpa perhitungan
    Wahai para sahabat pria dan wanita # jangan hanya belajar syari’at saja
    Hanya pandai mendongeng (bicara),menulis dan membaca # Akhirnya hanya akan sengsara
    Banyak yang hafal al-Qur’an dan hadistnya # Suka mengkafirkan orang lain
    Kekafirannya sendiri tidak diperhatikan # Kalau masih kotor hati dan akalnya
    Mudah tertipu nafsu angkara # Dalam hiasan gemerlapnya dunia
    Iri dan dengki kekayaan tetangga # Maka hatinya gelap dan nista
    Mari saudara jangan melupakan # Kewajiban mengaji (belajar) lengkap dengan aturannya
    Untuk menebalkan iman tauhidnya # Bagusnya bekal mulia matinya
    Yang disebut orang shaleh itu bagus hatinya # Karena sempurna seri keilmuannya
    Melakukan thariqat dan ma’rifatnya # Juga hakekat meresap rasanya
    Al-qur’an qodhim wahyu yang mulia # Tanpa ditulis bisa dibaca
    Itu wejangan (pesan) guru yang waskita # Ditancapkan ke dalam dada
    tergantung (tertempel) di hati dan pikiran # Merasuk ke dalam badan dan tubuh
    Mu’jizat rasul ( Al-qur’an ) jadi pedoman # Sebagai jalan masuknya iman
    Kepada Allah yang Maha suci # Harus berpelukan (mendekatkan diri) siang dan malam
    Diusahakan dan dilatih # Dzikir dan suluk jangan sampai dilupakan
    Hidupnya tentram dan merasa aman # Itulah perasaan tanda beriman
    Sabar menerima meskipun (hidup) pas-pasan # Semua sudah ditakdirkan dari Tuhan
    Terhadap teman , saudara dan tetangga # Rukunlah jangan bertengkar
    Itu sunnah Rasul yang mulia # Nabi Muhammad suri tauladan kita
    Mari jalani semuanya # Allah yang akan mengangkat derajatnya
    Meskipun rendah secara lahiriah # Namun mulia kedudukan derajatnya disisi Allah
    Ketika ajal telah datang di Akhir # Tidak tersesat roh dan sukma(raga)nya
    Disanjung Allah surga tempatnya # Utuh (lengkap) jasadnya juga kain kafannyaa

    • Se7…
      Buah durian yg kulitnya mulus belum tentu dalam bagus,,
      Hidup yg hanya syariat tak akan sempurna bila tarekat hakikat makrifat kosong…

  11. INDONESIA BERSHOLAWAT mari saudara kita bersatu bbersholawat, yang kita harapkan adalah diakui sebagai umat rosulullah saw di hari kiamat nanti
    Sholatun bisalamil mubin…linugthotit ta’yii ni ya ghoroomii)6X

    Nabiyyuna kaana ashlattak wiini….min ngahdi kun fayakuunu yaa ghoroomii(2X)

    back to *(2X)

    Ayaman ja’ana khakkon nadhiiri…mughiitsan musbilan subularoshaadi(2X)

    back to *(2X)

    Allah Ya Allah Ya Allah Ya Allah (4X)

    Rosulullahiyaa dhowiil jabiini… wayaamanja’abil khakkil mubiin(2X)

    back to *(2X)

    Sholatulam tazal tutlaa ngalaika…kami’ thorin nasiim tuhdaa ilaika (2X)

    back to * (2X)

    Makna nya:

    Shalawat serta salam ku persembahkan kepada mu wahai kekasih ku

    Sebagai bukti keteguhan ku,wahai Nabi saw (kekasih ku)

    Engkaulah sebenar2nya pemberi peringatan pada masa mu

    Wahai kekasih ku,wahai Rasulullah saw yang bercahaya wajahnya penunjuk jalan kebenaran

    Tak lekang sholawat tercurah pada mu wahai pembawa kebenaran,laksana hembusan angin yang kencanng.

  12. hadad alwi bawa nasyid lama ya thoyiba sahaja syiah sudah di ubah lirik, nasyid lain ana dengar inshallah tiada, orignal ya thoyiba tiada unsur syiah langsung selain hadad alwi siapa pandai arab boleh sahkan ini, yg jahil tinggal kekal jadi jahil murakkab

  13. Saya hanya percaya akan allah….dan ajaran terdahulu….yg tentram damai…tidak seperti sekarang terlalu banyak orang pintar…jadi pikiran mereka kebelinger..dan terlalu banyak dalil yg menjatuhkan….allah maha melihat apa yg hambanya lakukan…baik buruknya seseorang terlihat dari amalannya utk allah……bukan pada manusia…..

  14. Mending intropeksi diri kita masing2
    Apakah kita ini sudah benar dimata ALLAH SWT…???
    Sering2lah berdiri didepan kaca
    Jgn berfikir menjadi sok paling benar…

  15. اِشْتَقْنَا لِكْ وَالْهَوَى نَادَانَا، وَالْهَوَى نَادَانَا

    Yaa dawal’ayanaa
    Wal hawaa nadaana, wal hawa nadaana

    Artinya:

    Wahai penyejuk mata kami. Kami telah merindukanmu dan hawa itu telah memanggil kami, dan hawa itu telah memanggil kami.

    Kedua,

    يَا عَلِىَّ يَاابْنَ اَ بِى طَا لِبْ
    مِنْكُمُ مَصْدَرُ المَوَا هِبْ

    Yaa ‘aliy yaa ibna abi thalib
    Minkummashdarul mawahib

    Artinya:

    Wahai Ali,wahai putera Abi Thalib darimu lah sumber keutamaan.

    Ketiga,

    يَا تُرَ ى هَلْ ءُرَى لِى حَاجِبْ

    Yaa tura hal ura liy haajib

    Artinya:

    Wahai engkau yang dilihat (maksudnya ‘Ali pada baris sebelumnya), apakah tirai menjadi penghalang bagiku (dari melihatmu).

    Sungguh jika dilihat pada tiga kalimat di atas, nyatalah mereka kufur kepada Allah. Tidak ada kerinduan mereka kepada Allah, mereka tidak ingat kepada Allah ketika mengucapkan kalimat-kalimat itu. Seakan-akan semua hidup dan mati hanya dipersembahkan untuk keluarga ‘Ali dengan melupakan Allah.

    Bagaimanapun, Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu adalah manusia biasa, bukan Tuhan. Di dalam nyanyian itu sampai disanjung sebegitu, dianggap, dari Ali lah sumber anugerah-anugerah atau bakat-bakat atau keutamaan-keutamaan. Ini sangat berlebih-lebihan alias ghuluw.

    Rasulullah Shalallahu alaihi wassallam bersabda: “Jauhilah olehmu ghuluw (berlebih-lebihan), karena sesungguhnya rusaknya orang sebelum kalian itu hanyalah karena ghuluw –berlebih-lebihan– dalam agama.” (HR Ahmad, An-Nasaai, Ibn

  16. Memang hampir setiap video klip Hadad Alwi tidak disertakan dgn arti dari lagu tersebut, hanya berbahasa arab yg ditulis dgn huruf latin. Silahkan diCek disetiap video klipnya. Soal lagu ya thoibah Ada 2 versi. Yg pertama ,Versi Hadad alwi ( syi’ah ) yg mengkultuskan Amirul mu’minin Ali ibnu Thalib Dan Hasan wal Husaini. Yg ke 2 Versi Mishari Rasyid ( ASWAJA ) Diversi Mishari rasyid Tidak mengkultuskan bahkan tidak ada kalimat Ali IBnu Thalib. Thoibah adalah Julukan untuk kota Madinah, namun Diversi Hadad Alwi ( syiah ) Tidak ada klimat Madinah. Silahkan perhatikan sekali lg dgn seksama dan dgn cermat. Divideo klip Hadad Alwi yg berjudul Ya..thoibah , Dimenit ke 02:49 Detik saat anak2 tengah shalat berjamaah dan pda saat SUJUD terdapat Batu Karbal tepat didahi/jidat..! Apakah anda shalat jg demikian menaruh batu karbala ditempat anda bersujud..?

  17. Syiah itu bkn islam… syiah sebuah agama bagi para pengikut nya
    Yaaa kalau pemerintah mengizinkan syiah ada d indonesia ya sah sah saja .. karna indonesia brdsarkan pancasila dan undang2 nya ..
    Kita doakan saja bagi kita seluruh muslim di dunia semoga syiah gak hadir ada d indonesia….

  18. Syiah itu bkn islam… syiah sebuah agama bagi para pengikut nya
    Yaaa kalau pemerintah mengizinkan syiah ada d indonesia ya sah sah saja .. karna indonesia brdsarkan pancasila dan undang2 nya ..
    Kita doakan saja bagi kita seluruh muslim di dunia semoga syiah gak hadir ada d indonesia….

  19. Jangan di perdebatkan.. Tapi kita umat muslim harus waspada terhadap syiah. Pertama mereka masuk ke Indonesia melalui hal hal yang samar samar.. Kemudian setelah mereka kuat. Nah… Lihat lah suriah.. Umat muslim di bantai.

  20. Sadarilah wahai saudara-saudaraku seiman,bahwa kita skr berada di zaman fitnahnya dajal,…..fitnah paling dahsyat,fitnah yg menandakan akhir zaman,…..!!!!

  21. SYIAH VS SUNNI (DLL) = CARA YAHUDI MEMECAH BELAH ISLAM “MENJAUHKAN KISAH-KISAH TERHADAP KELUARGA NABINYA SENDIRI”

  22. SEDIH, sepertinya website ini muslim. tapi kok menfitnah seseorang yang tidak tau kehidupan kesehariannya.
    INGAT KITA SEKARANG SUDAH MASUK DALAM FASE FITNAHNYA DAJJAL (apakah website ini sudah terjangkit? )

  23. Saudara ku yang se iman mari kita serahkan Alloh andai itu salah dimohonkan maaf, andai itu benar biar Alloh juga yang mengganjarnya

  24. Astaghfirullahal adzim
    Menggunjing itu sifat syaiton, sehingga memecah belah. Coba kalian maknai arti Rukun Iman & Rukun Islam….!
    Islam (selamat) & Iman (percaya)
    Barulah kalian beradu Argumen tentang lirik syair lagu : Ya Thoybah
    Lalu sekali lagi baca :
    Astaghfirullahal adzim

  25. Haddad Alwi plin plan dan tidak tegas dalam beraqidah. Ia mengaku sebagai muslim bermazhab Cinta. Cinta Allah, cinta Rasulullah, cinta umatnya Rasulullah, cinta sesama manusia, dan cinta semua makhluk Allah.

    Pernyataañ ini gak jelas dan Hadad Alwi juga mengaku menentang oknum Ahlussunnah yang senang memvonis kafir Syiah, sebaliknya Haddad Alwi pun menentang oknum Syiah yang senang menghina istri dan sahabat Nabi.

    Jadi dalam beraqidah…dia tidak jelas…cenderung cari aman…semestinya Ia tahu aqidah Syiah itu jauh berbeda dengan Muslim….jadi syiah itu jelas Kafir. Seandainya aqidahnya lurus….saya tidak akan mengatakan kafir.

    Silahkan aza kalian teliti sendiri aqidah Syiah itu…

  26. Pada pintar sejarah semua..ingat kaum kawarij yg rajin ibadah ngaji & zikirnya jago aja jatoh ke dlm kekufuran sampe di perangi habis kelembah nahrawan oleh ali kw.kl gak ngerti perpecahan awal sunni syah,mending gak usah debat..malu2in.

  27. Lieur euy. Garalak jeung silih ledek.
    Abi nu lepatmah, abi nu seer dosamah
    Mudah” an Alloh SWT Ngahapunten sagala dosa sareng kalepatan abdi
    Amiiin

  28. Hi hi, kayanya syiar Syiah tetep gagal klau caranya gitu. Kan orang Indonesia nggak ngerti artinya. Orang syiah harus belajar teknik yg lebih bener klau mau bikin propaganda

BERIKAN TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here