Home Best view 25 Perilaku Durhaka Istri kepada Suami

25 Perilaku Durhaka Istri kepada Suami

127795
14
SHARE
ilustrasi perilaku durhaka istri kepada suami

Allah Subhanahu wa Ta’ala melarang istri durhaka kepada suami. Sebaliknya, Allah menjadikan ketaatan seorang muslimah kepada suaminya sebagai salah satu kriteria masuk surga melalui pintu mana pun.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ

“Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita tersebut, “Masuklah ke surga melalui pintu manapun yang engkau suka.” (HR. Ahmad; shahih)

Ternyata bentuk kedurhakaan istri kepada suami bisa bermacam-macam. Muhammad bin Ibrahim Al Hamd dan Abdullah bin Al Ju’atsain menuliskannya dalam buku Min Akhtha’ Az Zaujat Aswa’ Az Zaujat yang telah diterjemahkan menjadi Durhaka Istri kepada Suami.

Berikut ini webmuslimah sajikan inti sarinya:

1. Mengungkit-ungkit pemberian kepada suami

Ada kalanya istri lebih kaya dari suami. Atau keluarga istri lebih berada dibandingkan keluarga suami. Sehingga pihak istri memberikan sesuatu kepada sang suami. Pemberian yang ikhlas, tentu sah-sah saja. Bahkan merupakan kebaikan dan menambah kasih sayang.

Namun jika istri suka mengungkit-ungkit pemberian, hal ini merupakan bentuk menyakiti hati suami. Merupakan bentuk kedurhakaan kepada suami. Kadang terdengar cerita, seorang istri sampai mengatakan kepada suaminya, “Kamu itu dulunya nggak punya apa-apa, sekarang bisa sukses karena dulu dikasih modal sama Papa” atau “Harusnya kamu yang menafkahi aku dan anak-anak. Tapi gajimu itu nggak cukup. Kalau aku nggak kerja dan mensubsidi kamu, bagaimana keluarga kita bisa hidup.” Na’udzubillah.

Di akhirat, orang yang suka mengungkit-ungkit pemberian akan mendapatkan azab yang pedih.

ثَلاَثَةٌ لاَ يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلاَ يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ وَلاَ يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ قَالَ فَقَرَأَهَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- ثَلاَثَ مِرَارٍ. قَالَ أَبُو ذَرٍّ خَابُوا وَخَسِرُوا مَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الْمُسْبِلُ وَالْمَنَّانُ وَالْمُنَفِّقُ سِلْعَتَهُ بِالْحَلِفِ الْكَاذِبِ

“Ada tiga golongan yang pada hari kiamat Allah tidak berbicara kepada mereka, tidak melihat mereka dan tidak mensucikan mereka, serta bagi mereka azab yang pedih.” Abu Dzar berkata, “Mereka merugi, siapa mereka ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “orang yang memanjangkan ujung pakaiannya, orang yang suka mengungkit-ungkit pemberian dan orang yang memberikan barangnya dengan sumpah palsu” (HR. Muslim)

1
2
3
4
5
SHARE
Artikel sebelumnya5 Langkah Menjadi Istri yang Disayang Suami
Artikel berikutnyaIbu, Pantaskah Surga di Bawah Telapak Kakimu?

CEO BedaMedia Grup, Inspirator di Trustco Gresik, Sekretaris Yayasan (Pendidikan) Al Ummah

14 KOMENTAR

  1. Foto ilustrasinya yg di item kedua kok sgt tdk layak ditampilkan ya. Sgt kasar dan tdk sesuai dgn perilaku islam. Tlg digantilah.

    • Itukan ilustrasi non yg mencerminkan kondisi dari narasi tsb. Menurutku ga ada yang terlalu vulgar dan masih layak aj

  2. Apa hukumnya kalau Istri meningkatkan anak anaknya?
    Alasannya dia meningkatkan rumah karna takut di pukul sama suaminya
    Dan dia tidak mau ditekan oleh suaminya
    Itulah Alasannya tatapi.dia mau supaya bebas
    Dan dia sudah lama perginya.

  3. Apa hukumnya bila seorang istri mengharamkan rejeki suami yg di dpt dri hasil halal kerja keras dan apa hukumnya bila istri kerap membicarakan yg tidak baik tentang suami pada lingkungan luar..hal ini terjadi pada diri saya…

    Mohon di jawab bila anda mengerti pria dan wanita

BERIKAN TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here