Beranda Tazkiyah Dzikir 7 Waktu Terbaik Membaca Istighfar

7 Waktu Terbaik Membaca Istighfar

waktu terbaik membaca istighfar
ilustrasi (pinterest)

Istighfar adalah memohon ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Keutamaannya luar biasa. Ini tujuh waktu terbaik membaca istighfar yang dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

1. Setelah Sholat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mencontohkan untuk membaca istighfar setelah sholat. Bahkan bacaan dzikir dan doa setelah sholat pertama setelah salam adalah membaca istighfar.

Rasulullah mencontohkan, beliau membaca istighfar tiga kali. Yakni dengan lafadz:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ , أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ , أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

(Astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah)

Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah.

2. Pagi dan petang

Rasulullah mencontohkan untuk membaca sayyidul istighfar dalam dzikir pagi dan petang. Ini pula yang diamalkan banyak ulama, termasuk dalam Al Ma’tsurat yang disusun Hasan Al Banna.

Bacaan sayyidul istighfar adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّى ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ ، خَلَقْتَنِى وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَىَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِى ، اغْفِرْ لِى ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya: Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau, Engkau Yang telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha semampuku untuk selalu berada dalam pemeliharaan dan janji-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari akibat buruk perbuatanku. Aku akui nikmat-Mu atas diriku dan aku juga mengakui betapa besarnya kesalahanku. Maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.

3. Waktu sahur

Di antara waktu terbaik membaca istighfar adalah di waktu wahur. Sebagaimana firman Allah:

الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ

“(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) dan yang memohon ampun di waktu sahur.” (QS. Ali Imran: 17)

Juga firman-Nya ketika menjelaskan orang bertaqwa yang nantinya diganjar masuk surga:

وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

“Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar.” (QS. Adz Dzariyat: 18)

Baca juga: Doa Iftitah Pendek, Tapi Malaikat Berebut Mencatat

4. Ketika menyadari telah berbuat dosa

Di antara waktu terbaik membaca istighfar adalah ketika menyadari telah berbuat dosa. Sebab istighfar adalah bentuk penyesalan dan taubat. Memohon ampun kepada Allah atas dosa yang telah dilakukan.

وَمَنْ يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللَّهَ يَجِدِ اللَّهَ غَفُورًا رَحِيمًا

Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. An Nisa: 110)

5. Ketika menutup majelis

Yakni beristighfar dengan membaca doa kafaratul majlis. Di antara keutamaan doa yang di dalamnya ada istighfar ini, jika ada kesalahan atau dosa dalam majelis tersebut, semuanya akan diampuni Allah Subhanahu wa Ta’ala.

6. Ketika mendapat kemenangan

Ketika kaum muslimin mendapatkan kemenangan, dianjurkan untuk memperbanyak membaca istighfar. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Surat An Nasr:

إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ . وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا . فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا

Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. (QS. An Nasr: 1-3)

7. Di waktu-waktu lainnya

Sebagaimana nasehat Hasan Al Basri: “Perbanyaklah istighfar di rumah kalian, di meja makan kalian, di jalan-jalan kalian, di pasar dan di majlis-majlis kalian. Sungguh kalian itu tidak tahu kapankah ampunan Allah turun.”

Rasulullah mencontohkan membaca istighfar minimal 70 kali dalam sehari semalam. Bahkan dalam riwayat yang lain disebutkan minimal 100 kali. Padahal dosa-dosa beliau telah dijamin diampuni Allah baik yang telah lalu maupun yang akan datang.

Kita yang banyak dosa dan tidak ada jaminan diampuni, seharusnya lebih banyak lagi beristighfar. Pembahasan lengkap tentang istighfar mulai dari keutamaan hingga jenis-jenis bacaan yang diajarkan Rasulullah bisa dibaca di artikel Istighfar. Wallahu a’lam bish shawab. [Muchlisin BK/WebMuslimah]

BERIKAN TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here