Home Keluarga Rumah Tangga Wahai Muslimah, Waspadai 5F yang Bisa Merusak Keluarga

Wahai Muslimah, Waspadai 5F yang Bisa Merusak Keluarga

23368
1
SHARE
ilustrasi menonton televisi (theguardian.com)

Ketika sudah berkeluarga, seorang muslimah menjadi istri bagi suaminya dan menjadi ibu bagi anak-anaknya. Dalam rangka mencapai tujuan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah serta menjadikan anak-anak sebagai generasi rabbani, seorang muslimah perlu melindungi keluarganya dari 5F ini.

1. Film

Disadari atau tidak, film adalah sarana yang sangat mudah untuk mempengaruhi seseorang. Tidak peduli ia orang dewasa atau anak-anak.

Film bisa mengubah pemikiran dan pola pikir orang dewasa. Yang tadinya punya pemikiran A, ia bisa berubah menjadi berpikiran B melalui film yang menjadi corong pemikiran B. Apalagi jika sebelumnya, orang atau anak tersebut belum memiliki persepsi apa pun tentang sesuatu alias masih netral.

Misalnya ada film yang beberapa bulan lalu tayang di bioskop nasional (dan biasanya akan segera tayang di televisi), isinya menyinyiri orang-orang yang memakai hijab sebagai transformasi keterpaksaan, pemaksaan kehendak suami, atau sekedar fashion trend.

Ada pula film yang membuat penontonnya memiliki persepsi yang salah tentang Islam. Misalnya dalam sebuah film serial yang mengambil latar Khilafah Turki Utsmani, pemimpin Islam ditampilkan doyan perempuan dan wanita keluarga istana ditampilkan tidak berjilbab dengan pakaian-pakaian seksi.

Belum lagi film-film yang mengumbar aurat, pacaran dan selingkuhan. Film sinetron banyak yang mengajarkan seperti itu. Tentu sangat tidak baik bagi anak-anak. Juga tidak baik bagi suami.

Bagaimana jika anak-anak sejak kecil sudah dicekoki dengan tayangan seksi, adegan pacaran dan selingkuh? Tidak heran jika banyak remaja yang moralnya rusak. Bukan berarti orang dewasa tidak terpengaruh, banyak juga yang menjadi rusak dengan tontonan semacam itu.

Ibu sebagai madrasatul ula (sekolah pertama) bagi anak-anaknya perlu melindungi mereka dari film. Bukan berarti 100 persen melarang film. Ada film-film yang mendidik anak-anak. Misalnya film Syamil dan Nadia. Bagi remaja ada film kisah sahabat dan sejenisnya yang mendidik.

1 KOMENTAR

BERIKAN TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here